Negara Dengan Konsumsi Fast Food Terbanyak, Indonesia Ada Gak Yah - Laper Sano
Negara Dengan Konsumsi Junk Food Terbanyak, Indonesia Ada Gak Yah
![]() |
| Sumber : Unsplash.com |
Fast Food bukanlah makanan yang sehat dikonsumsi secara terus-menerus.
Lalu negara mana saja dengan konsumsi fast food terbanyak?
- Amerika Serikat
Tidak heran kalau Negeri Paman Sam berada di urutan pertama. Bahkan, ada banyak keluarga di Amerika Serikat yang mengeluarkan 50 persen dari total pendapatannya dalam satu bulan. itu semua hanya untuk makanan cepat saji.
Meskipun telah ada upaya bagi perusahaan makanan cepat saji yang menawarkan menu sehat, industri ini masih saja disalahkan dalam peningkatan jumlah orang yang mengalami obesitas.
Sejumlah resto makanan cepat saji seperti McDonald, Burger King, Subway hingga Wendy's sangat populer di Negeri Adidaya ini.
- Prancis
Dalam beberapa tahun terakhir, Prancis mengalami ledakan dalam makanan cepat saji. Jumlah restoran cepat saji di negara ini naik 14 persen pada 2012.
Naiknya tingkat konsumsi makanan cepat saji di negeri salah pusat mode dunia ini terjadi lantaran ada penyusutan waktu makan siang menjadi 22 menit saja.
- Kanada
Perusahaan makanan cepat saji paling terkemuka di Kanada adalah Tim Hortons. McDonald dan Subway juga ada di negara itu.
Tetapi kepopuleran Tim Hortons masih jauh memimpin. Makanan favorit warga Kanada apabila mendengar kata fast food adalah burger, ayam hingga es krim.
- Inggris
Akibat adanya kekhawatiran soal kesehatan warga, sejumlah perusahaan makanan membuat perjanjian.
McDonalds, KFC hingga Burger King mendaftar dalam kesepakatan tanggung jawab kesehatan masyarakat. Mereka harus menampilkan informasi kalori dari semua produk yang dijual di papan menu.
Untuk masalah kesehatan, Subway pun mengurangi tingkat garam dari semua makanan yang mereka jual.
- Korea Selatan
Korsel adalah negara Asia yang masuk lima besar yang warganya mengonsumsi makanan cepat saji.
Hal ini rupanya terjadi karena Korsel pernah mengalami masalah ketidakpastian yang ditimbul akibat krisis ekonomi. Kondisi ini lantas memaksa warganya untuk mengonsumsi makanan yang murah.
Baca juga : Brokoli Tidak Sehat? Simak Dulu Penjelasannya



Tidak ada komentar:
Posting Komentar