health

[health][bsummary]

vehicles

[vehicles][bigposts]

business

[business][twocolumns]

Siapa yang Tidak Suka Makanan Berikut? Ternyata Enak Banget - Laper Sano

 Siapa yang Tidak Suka Makanan Berikut? Ternyata Enak Banget

Siapa-yang-Tidak-Suka-Makanan-Berikut?-Ternyata-Enak-Banget-unsplash-laper-sano
Sumber : Unsplash.com



Banyak alasan orang tidak menyukai berbagai makanan, seperti dari aroma, tekstur, bahkan rasanya.

Lalu bagaimana dengan makanan enak berikut ini? Kenapa kamu tidak menyukainya?

1. Gurita Mentah

Di negara Jepang dan Korea Selatan, gurita mentah termasuk kuliner ekstrim.
Sebagian orang tidak menyukainya karena bentuknya yang ngeri dengan tentakel menonjol yang disajikan dalam keadaan mati suri. 
Keadaannya ini yang membuat gurita saat disiram saus, maka tentakelnya akan menggeliat layaknya cacing. Saat seperti itulah gurita harus segera disantap.

2. Lompong

Ada yang masih asing dengan makanan di atas? 
Ya, lompong adalah batang talas atau keladi yang masih muda. 
Siapa sangka, di dalam lompong terkandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, hingga fosfor yang disertai serat tinggi.
Lalu kenapa orang tidak menyukai lompong?
Di dalam lompong tersimpan getah yang dapat menimbulkan alergi untuk beberapa orang, sehingga menyebabkan luka di mulut dan kerongkongan.
Jadi harap hati-hatinya.

3. Foie gras

Foie gras termasuk hidangan mewah di Prancis. 
Bagaimana tidak mewah? Foie gras dibuat dari bebek atau angsa yang diberi makan secara paksa selama beberapa hari sehingga ukurannya membengkak berkali lipat. Karena hal ini juga foie gras dituding sebagai hidangan yang sadis. 
Bagi para pecinta satwa, hal tersebut dapat dikatakan sebagai penyiksaan terhadap binatang dan meminta Prancis untuk tidak melakukan peredaran dan produksi bahan makanan ini.
Walau begitu, dari pemerintah Prancis justru menganggap foie gras adalah warisan gastronomi dan tradisi Prancis. Sehingga pernyataan para pecinta satwa ini tidak digubris oleh pemerintah, karena bahkan sudah ada dalam undang-undang.
Untuk orang yang sudah pernah mengkonsumsi foie gras, cita rasanya kaya, lembut, berlemak seperti mentega, sehingga dikategorikan sebagai salah satu makanan terlezat di dunia.

4. Pare

Siapa yang tidak suka pare? Nyatanya, jenis sayur yang satu ini dapat ditemukan pada kuliner di Eropa, Afrika, Oriental, Timur Tengah, sampai Melayu. 
Sayur dengan bentuk lonjong bergerigi ini, banyak dibenci karena rasanya yang pahit
Bahkan pahitnya akan semakin terasa getir jika tidak dimasak dengan benar. Faktor usia pare juga mempengaruhi rasa dari sayur dengan nama lain bitter melon atau bitter gourd ini. Di mana jika pare yang sudah tua dan ukurannya terlalu besar, maka rasa pahit akan lebih kentara. 
Tapi peminatnya tidak pernah surut, karena khasiatnya yang tinggi dan dapat dikreasikan menjadi olahan nikmat seperti campuran siomay.

5. Ikan buntal


Ikan buntal banyak ditemukan di negara sakura Jepang dengan nama yang lebih dikenal ikan fugu. Konon katanya, rasa dari ikan buntal luar biasa lezat.
Pengolahan ikan buntal tidak boleh sembarangan, di mana hanya koki khusus yang sudah mempunyai sertifikat resmi dari negara bisa mengolah ikan berduri ini. 
Di dalam ikan buntal terkandung racun tetrodotoxin sehingga pengolahannya harus ekstra hati-hati. Racun ini diketahui dapat menjadi pembunuh yang sangat kuat. Bahkan penikmatnya dapat mengalami gagal jantung dan meninggal dunia di tempat karena racunnya.

6. Keju limburger

Keju ini diproduksi di kawasan yang dahulu bernama Limburg, yang sekarang ini menjadi bagian dari Jerman, Belanda, dan Belgia. Teksturnya mirip dengan keju feta saat baru matang. 
Karena aroma busuknya ini, keju limburg termasuk ke dalam salah satu keju dengan aroma paling tidak sedap di dunia. Aromanya ini terjadi karena bahan utama dari keju difermentasikan dengan Brevibacterium linens, yaitu bakteri yang menjadi penyebab bau ketiak dan kaki pada manusia. Bahkan orang barat sendiri, menyebutkan bahwa aromanya mirip dengan bau kaki.
Teksturnya mirip dengan keju feta saat baru matang. 
Sekitar enam minggu setelah matang, bagian pinggir dari keju limburg mulai melunak. Sampai usia tiga bulan, keju mulai meneluarkan aroma busuk karena uraian bakteri yang digunakan untuk pembuatatannya.

Bagaimana pendapat kalian dengan makanan-makanan di atas? Apakah cukup menggugah selera? Atau malah semakin menghindarinya? 
Sebenarnya, masih banyak lagi makanan yang banyak kurang peminatnya dari berbagai dunia. Cobain ya, siapa tahu cocok di lidahmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar